Breaking News

Senin, 05 Desember 2016

Penjelasan ILMIAH Kenapa Patah Hati Terasa Sakit


Pernah enggak sih kalian berfikir kenapa pada saat kita gagal melakukan sesuatu, ditolak doi, diputusin, dikhianatin dan lain sebagainya hati kita terasa sakit, bahkan sangat sakit. Padahal kita tau dari pelajaran biologi saat duduk dibangku SMA bahwa sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan fungsi hati melainkan diatur oleh otak. Tapi kenapa kok hati yang terasa sangat sakit bak tertusuk ribuan anak panah :D ce'ileh lebay :D


Yup sebenernya saya nulis artikel ini karena saya baru saja mengalami hal diatas ;( saya merasa dkhianati, dibohongi. Padahal saya ga tau apa salah saya sampai begitu teganya dia berbuat seperti ini ;( ;( huhuhu, seketika rasasnya hati ini seperti terhumus jutaan anak panah, tertindih jutaan ton batu :D yaAllah lebainyaa :D #eh kok jadi curhat gini, ssssttt jangan bilang kesiapa2 yaa, cukup rahasia aku kamu dan Tuhan :D


Berhubung saya sedang belajar di Biologi, saya jadi berfikir kenapa kok yang sakit hati? ada apa gerangan, jadi saya putusin untuk searching kesana kemari menyelami lautan internet dengan bantuan eyang Google mengenai Penjelasan ILMIAH Kenapa Patah Hati Terasa Sakit dapatlah informasi yang telah saya rangkum berikut. Mari kita simak berdua, eh bersama maksutnyaa :D

1. Adanya Sinyal dari Otak
Rasa sakit yang kita alami saat patah hati bermula dari adanya sinyal-sinyal yang dikirimkan melalui otak ke sel sel tubuh kita. Seperti yang diungkapkan oleh Naomi Eisenberger, PhD. dari University of California bahwa ketika manusia mengalami rasa patah hati misalnya saja karena putus cinta atau ditolak oleh orang yang kita sukai, otak tidak dapat mengatasinya sendirian. Karena itulah, otak akan mentransmisikan sinyal kepada tubuh dan memberitahukan bahwa yang kita alami saat itu adalah rasa sakit. Sehingga, seolah-olah kita merasakan sakit seperti tertekan di bagian dada. Nah yang ngirim sinyal sakit itu bagian otak depan yang bernama Anterior Cingulate Cortex (ACC). jadi kalo temenmu bilang "eh kamu kok ga move on move in sih", jawab aja "iya soalnya ACC saya masih terus terusan ngirim sinyal sakit". aseekk sok ilmiah dikit ga papa kan :D #Kalo kata temen2 saya di biologi mak sleebb :D gajelas banged  yak :D


2. Adanya Pengaruh Hormon
Pada dasarnya di dalam otak manusia terdapat beberapa jenis hormon yang mempengaruhi keadaan emosi dan perasaan kita, loh! Beberapa di antaranya adalah hormon cortisol, dopamine, neropinephrine, dan serotonin. Hormon-hormon tersebut sangat berpengaruh terhadap keadaan psikologis seseorang.
Hormon  cortisol dikenal juga sebagai hormon pemicu stress. Hormon dopamine adalah hormon yang dapat menstimulasi perasaan senang dan pleasure. Hormon neropinephrine adalah hormon yang memberikan efek rasa super gembira ataupun keceriaan. Dan yang terakhir adalah hormon serotonin yang merupakan mood stabilizer sekaligus kontributor bagi timbulnya perasaan bahagia.
Nah, kinerja hormon dopamine tersebut dapat terhambat apabila kita merasa sedih, marah, ataupun emosi terutama karena patah hati. Kedua hormon tersebut akan pergi dan sebagai hasilnya akan menyebabkan munculnya hormon pemicu stress atau lebih dikenal dengan hormon cortisol.
Hormon cortisol biasanya muncul ketika kita dalam keadaan stress, tertekan, ataupun terancam dan berfungsi memberikan reaksi perlawanan. Contohnya saja ketika kita menghadapi situasi genting, hormon ini akan memicu gerakan otot untuk menghindarinya seketika. Saat mengalami patah hati, hormon ini akan bereaksi ke tubuh misalnya ke dada yang dapat menyebabkan rasa sakit tertekan dan terganggunya sirkulasi darah. Tak hanya itu, hormon ini juga berpengaruh terhadap fisik kita (terutama sistem imun) sehingga mudah terserang gejala penyakit.
Penting untuk kita ketahui bahwa patah hati memiliki efek samping yang negatif bagi kita baik secara fisik dan psikis. Jangan sampai karena frustrasi akibat patah hati, kualitas hidup kita jadi menurun. Cobalah sejenak untuk relaksasi dengan menenangkan pikiran sambil bermeditasi, lupakan sejenak bebanmu, tenangkan pikiranmu, carilah kesibukan dan yang paling penting adalah sambut  hari-harimu dengan keyakinan serta semangat baru yang lebih positif,!


Referensi:
  1. http://wolipop.detik.com/read/2013/08/21/071747/2335755/1135/ini-reaksi-yang-terjadi-pada-tubuh-anda-ketika-patah-hati
  2. http://guetau.com/cinta/hubungan-percintaan/penting-fakta-seputar-patah-hati.html
  3. http://everydayfeminism.com/2015/02/neurobiology-of-a-break-up/
  4. http://www.amazine.co/2600/tips-serotonin-pengaruh-kadar-serotonin-pada-mood-kesehatan/
  5. http://www.kawankumagz.com/read/fakta-ilmiah-paling-unik-soal-sakit-hati-karena-cinta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By