Pernah
enggak sih kalian berfikir kenapa pada saat kita gagal melakukan sesuatu,
ditolak doi, diputusin, dikhianatin dan lain sebagainya hati kita terasa sakit,
bahkan sangat sakit. Padahal kita tau dari pelajaran biologi saat duduk
dibangku SMA bahwa sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan fungsi hati
melainkan diatur oleh otak. Tapi kenapa kok hati yang terasa sangat sakit bak
tertusuk ribuan anak panah :D ce'ileh lebay :D
Yup sebenernya saya nulis artikel ini karena saya baru saja mengalami hal diatas ;(
saya merasa dkhianati, dibohongi. Padahal saya ga tau apa salah saya sampai
begitu teganya dia berbuat seperti ini ;( ;( huhuhu, seketika rasasnya hati ini
seperti terhumus jutaan anak panah, tertindih jutaan ton batu :D yaAllah
lebainyaa :D #eh kok jadi curhat gini, ssssttt jangan bilang kesiapa2 yaa,
cukup rahasia aku kamu dan Tuhan :D
Berhubung saya sedang belajar di Biologi, saya jadi berfikir kenapa kok yang
sakit hati? ada apa gerangan, jadi saya putusin untuk searching kesana kemari
menyelami lautan internet dengan bantuan eyang Google mengenai Penjelasan ILMIAH Kenapa Patah Hati Terasa Sakit dapatlah informasi yang
telah saya rangkum berikut. Mari kita simak berdua, eh bersama maksutnyaa :D
1. Adanya Sinyal dari Otak
Rasa
sakit yang kita alami saat patah hati bermula dari adanya sinyal-sinyal yang
dikirimkan melalui otak ke sel sel tubuh kita. Seperti yang diungkapkan oleh
Naomi Eisenberger, PhD. dari University of California bahwa ketika
manusia mengalami rasa patah hati misalnya saja karena putus cinta atau ditolak
oleh orang yang kita sukai, otak tidak dapat mengatasinya sendirian. Karena
itulah, otak akan mentransmisikan sinyal kepada tubuh dan memberitahukan bahwa
yang kita alami saat itu adalah rasa sakit. Sehingga, seolah-olah kita
merasakan sakit seperti tertekan di bagian dada. Nah yang ngirim sinyal sakit
itu bagian otak depan yang bernama Anterior Cingulate Cortex (ACC).
jadi kalo temenmu bilang "eh kamu kok ga move on move in sih", jawab
aja "iya soalnya ACC saya masih terus terusan ngirim sinyal sakit".
aseekk sok ilmiah dikit ga papa kan :D #Kalo kata temen2 saya di biologi mak
sleebb :D gajelas banged yak :D
2. Adanya Pengaruh Hormon
Pada
dasarnya di dalam otak manusia terdapat beberapa jenis hormon yang mempengaruhi
keadaan emosi dan perasaan kita, loh! Beberapa di antaranya adalah hormon cortisol,
dopamine, neropinephrine, dan serotonin. Hormon-hormon tersebut sangat
berpengaruh terhadap keadaan psikologis seseorang.
Hormon cortisol dikenal
juga sebagai hormon pemicu stress. Hormon dopamine adalah hormon yang
dapat menstimulasi perasaan senang dan pleasure. Hormon neropinephrine adalah
hormon yang memberikan efek rasa super gembira ataupun keceriaan. Dan yang
terakhir adalah hormon serotonin yang merupakan mood stabilizer sekaligus
kontributor bagi timbulnya perasaan bahagia.
Nah,
kinerja hormon dopamine tersebut dapat terhambat apabila kita merasa
sedih, marah, ataupun emosi terutama karena patah hati. Kedua hormon tersebut
akan pergi dan sebagai hasilnya akan menyebabkan munculnya hormon pemicu stress
atau lebih dikenal dengan hormon cortisol.
Hormon cortisol biasanya
muncul ketika kita dalam keadaan stress, tertekan, ataupun terancam dan
berfungsi memberikan reaksi perlawanan. Contohnya saja ketika kita menghadapi
situasi genting, hormon ini akan memicu gerakan otot untuk menghindarinya
seketika. Saat mengalami patah hati, hormon ini akan bereaksi ke tubuh misalnya
ke dada yang dapat menyebabkan rasa sakit tertekan dan terganggunya sirkulasi
darah. Tak hanya itu, hormon ini juga berpengaruh terhadap fisik kita (terutama
sistem imun) sehingga mudah terserang gejala penyakit.
Penting
untuk kita ketahui bahwa patah hati memiliki efek samping yang negatif bagi
kita baik secara fisik dan psikis. Jangan sampai karena frustrasi akibat patah
hati, kualitas hidup kita jadi menurun. Cobalah sejenak untuk relaksasi dengan
menenangkan pikiran sambil bermeditasi, lupakan sejenak bebanmu, tenangkan
pikiranmu, carilah kesibukan dan yang paling penting adalah sambut
hari-harimu dengan keyakinan serta semangat baru yang lebih positif,!
Referensi:
- http://wolipop.detik.com/read/2013/08/21/071747/2335755/1135/ini-reaksi-yang-terjadi-pada-tubuh-anda-ketika-patah-hati
- http://guetau.com/cinta/hubungan-percintaan/penting-fakta-seputar-patah-hati.html
- http://everydayfeminism.com/2015/02/neurobiology-of-a-break-up/
- http://www.amazine.co/2600/tips-serotonin-pengaruh-kadar-serotonin-pada-mood-kesehatan/
- http://www.kawankumagz.com/read/fakta-ilmiah-paling-unik-soal-sakit-hati-karena-cinta




Tidak ada komentar:
Posting Komentar